Nikah Sama Berondong Atau Om-Om, ya?

10.51.00



Terkadang ada juga loh pasangan yang maju mundur maju mundur cantik mau ke pelaminan apa nggak. Salah satu alasannya yaitu masalah perbedaan usia. Nah kali ini, penulis kebeletkawin.com akan menjabarkan dari sisi perempuan, ya. Mungkin gak mutlak benar, untuk itu tentu saja kamu boleh mengkoreksinya di kolom komentar. So, lets start talking about this!

Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian mulutnya orang Indonesia itu paling susah untuk tidak mencibir hal-hal privat orang lain. Lihat orang nggak nikah-nikah, dicibir nggak laku. Menjanda, dianggap akan jadi perebut dan penggoda suami orang. Nikah sama berondong, dianggap aneh dan mencibir si berondong matre. Nikah sama om-om, disangka merebut suami orang atau kitanya matre. Duh, hidup ini kok serba disalahin, ya.

Padahal gak semua yang disebutin di atas itu benar. Terlebih soal jarak umur yang jauh pada suatu pasangan.

Nikah sama berondong, why not?

Kata pepatah, kedewasaan itu dilihat dari sikap seseorang, bukan sekadar umurnya saja. Jika pasanganmu lebih muda beberapa tahun dan ia bisa melindungimu, kenapa nggak? Apa lagi jika dari sisi finansial ia terbilang bisa mencukupi kamu. Okelah jika ia belum mapan, tapi kalau sudah punya pekerjaan tetap, rajin dan semangat bekerja, gak ada salahnya kok kamu memilihnya. Pokoknya kalau sudah sama-sama nyaman, ya bolehlah disegerakan. Hihi.

Kalau nikah sama om-om, gimana dong? 

Dari sisi finansial, biasanya pria yang umurnya lebih senior dari kita, ya mungkin sudah terjamin. Tabungan di masa tua pasti sudah dipersiapkan. Rumah dan mobil pun mungkin sudah lunas semua. Kamu nggak perlu pusing lagi memikirkan finansial keluarga kelak. 

Karena umurnya jauh lebih tua, mungkin dari sisi selera musik, film, atau gaya lifestyle akan banyak berbeda. Dia suka Koes Plus, kamu suka Noah. Dia suka handphone Nokia yang segede gaban, kamu suka iPhone 6s. Perbedaan itu indah, kok. Yang penting jangan dijadikan sebuah masalah besar jika banyak perbedaan selera dengan si om. 

Yang penting dipikirkan saja, apakah dia membuatmu nyaman dan merasa dilindungi? Apakah dia asyik diajak berdiskusi? Dan yang penting, pastikan ia masih atau sudah single. Jangan sampai kamu mendapatkan si om yang ternyata sudah punya dua istri dan lima anak di luar kota sana. 

Nggak perlu takut untuk memiliki pasangan yang nggak sepantaran sama kita. Mau berondong atau si om, terserah kamu aja, deh. Jangan lupa minta restu orangtua ya, agar pernikahan kamu mendapatkan keberkahan. (ILY) 

You Might Also Like

1 komentar

Like Fanpage Kebelet Kawin

Follow Instagram @Kebelet.Kawin

About Us

Kebelet Kawin adalah website renyah yang menyediakan tulisan-tulisan untuk kawula muda yang sudah sabar ditanya, "Kapan Nikah?"

Subscribe